Kolonel Inf Anton N Pamen Ahli Kopassus Bidang Sandha bertindak sebagai irup pada upacara bendera 17an dilapangan upacara Makopassus Cijantung-Jakarta Timur, Selasa(17/4).
Upacara yang diikuti seluruh prajurit dan PNS Kopassus yang berdinas di Jakarta serta murid-murid SD,SMP dan SMA disekitar Cijantung Komplek dalam keadaan tertib dan lancar.
Pada kesempatan ini Irup membacakan Amanat Panglima TNI, Laksmana TNI Agus Suhartono.S.E, yang mencermati situasi Nasional pada beberapa waktu yang lalu antara lain terjadinya gempa bumi dengan kekuatan 8,5 sekala richter di wilayah barat Nangro Aceh Darusalam , pada tanggal 11 April 2012, yang getarannya juga di rasakan hingga keselatan Pulau Sumatera.
Untuk itu , sesuai Amanat dalam Undang-Undang yang mencantumkan Tugas TNI dalam operasi Militer selain perang, khususnya dalam membantu mengatasi bencana alam, maka kita harus senantiasa meningkatkan kesiapan dan kemampuan dalam menghadapi tugas ketanggapsegeraan dalam mengatasi bencana apapun, sehingga dapat membantu meringankan penderitaan yang di alami masyarakat kita .
Panglima TNI juga menekankan, khusus bagi para Perwira agar senantiasa memahami dan mendalami seta menghayati esensi yang diamanatkan UU Nomor 34 Tahun 2004, meningkatkan pemahaman jati diri sebagai Tantara Rakayat, Tentara Pejuang dan Tentara Nasioanal, optimalkan analisis terhadap setiap perkembangan lingkungan strategis berikut sekala dampak dan kecenderungannya sehinggga TNI selalu siap dengan langkah antisipatif dan kreatif, tingkatkan kewaspadaan dan ketanggapsegeraan terhadap setiap upaya yang ingin melemahkan dan mengganggu stabilitas Nasional. Dikatakan, tingkat kepekaan dan respon yang cepat dari kepemimpinan di daerah untuk meredam secara dini terhadap setiap gejala gangguan keamanan yang muncul, telah terbukti berperan besar dalam mencegah meluasnya setiap konflik yang terjadi.



